Kemendang RI Sidak ke Kalbar, Harga Sembako Mendadak Turun Drastis

PONTIANAK – Sekretaris Jenderal Kementerian Perdagangan, Karyanto Suprih menggelar inpeksi mendadak (Sidak) di pasar Flamboyan Pontianak, Rabu pagi, (28/11/2018) sekitar pukul 07.20 Wib.

Pada Sidak tersebut Sekjen Mendang didampingi kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kalbar, M. Ridwan, dan Satuan tugas (Satgas) pangan dari Polda Kalimantan Barat.

Sidak ini bertujuan untuk memastikan harga dan stok kebutuhan pokok aman menjelang perayaan natal 25 Desember 2018, dan menyambut tahun baru 2019 mendatang.

Selain menyapa para pedagang Karyanto Suprih juga mengecek Satu per satu loket dagangan pedagang dengan menanyakan harga barang, seperti Gula, Bawang, Cabai, dan harga daging seperti daging ayam potong dan daging Sapi, termasuk mengecek harga beras.

Berdasarkan hasil Sidak Karyanto Suprih mengatakan tidak ada kenaikan harga sembako, ia juga memastikan stok aman hingga natal dan tahun baru 2019.

“Saya pastikan stok aman hingga natal dan tahun baru,” tegasnya.

Ia memastikan jika terdapat spekulan yang kedapatan menjual harga sembako melebihi harga HET (harga eceran tertinggi) maka ia perintahkan ditindak tegas oleh tim satgas yang sudah dibentuk.

Sementara itu salah satu pembeli, Dewi mengatakan, bahwa harga jual sembako hari ini (Rabu) sangat murah dan turun drastis tidak seperti hari biasanya. Cabe Rawit misalnya, biasa ia beli di pasar Flamboyan dengan harga mencapai Rp45.000/Kilogram kini dijual dengan harga Rp26.000/Kilogram, Kentang Rp14.000/Kilogram dijual dengan harga Rp9000/Kilogram, Bawang Merah dijual dengan Harga Rp24.000/Kilogram.

“Hari ini murah, biasanya mahal, mudah-mudahan hingga natal nanti harganya tetap murah lah,” Jelas Dewi.

Dewi juga berharap agar pemerintah benar-benar memperhatikan harga sembako bukan hanya pas digelar Sidak saja, terlebih menjelang natal dan tahun baru 2019 sehingga dapat membantu perekonomian masyarakat. (Red).