Kadis PUTR Ketapang Tertunduk Malu Saat Digiring Ke Polda Kalbar

KETAPANG – Usai menjalani pemeriksaan intensif selama 5 (Lima) hari di Mapolres Ketapang, kepala dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) kabupaten Ketapang dibawa ke Mapolda Kalbar, Jumat sore, 26 Oktober 2018.

Terduga tersangka dibawa dengan menggunakan pesawat Wing Air dengan nomor penerbangan IW 1345 dari bandara Rahadi Omsan Ketapang menuju Kota Pontianak dikawal ketat oleh pihak kepolisian.

Dengan mengenakan baju batik biru lengan pendek serta kain kecil yang menutupi tangannya, D-G tanpak tertunduk malu saat sejumlah petugas dari Polda Kalbar menggiringnya masuk kedalam pesawat.

Waka Polres Ketapang, Kompol Pulung Wietono mengatakan, kasus yang menjerat tersangka D-G saat ini tengah ditangani oleh Polda Kalimantan Barat, sementara Polres Ketapang hanya sebatas memback up.

“Kasus ini sepenuhnya ditangani oleh Polda Kalbar, Polres Ketapang sebatas memback up,” kata Waka Polres Ketapang.

Sebelumnya D-G diamankan dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan oleh Ditreskrimsus Polda Kalbar, pada Senin 22 Oktober 2018 lalu. OTT tersebut berdasarkan laporan dari para kontraktor yang kerap dimintai fee proyek sebesar 5% oleh kepala dinas PUTR Ketapang tersebut.

Selain mengamankan D-G polisi juga turut membawa sejumlah dokumen penting serta 6 (Enam) staf di dinas PUTR Ketapang untuk dimintai keterangan.

Meski Enam staf lainnya yang sebelumnya diperiksa bersama D-G sudah diperbolehkan pulang, namun tersangka D-G hingga kini masih menjalani pemeriksaan hingga ke mapolda kalbar. (Red).