Panwaslu Tak Temukan Pelanggaran KPU Melawi

Panitia Pengawas Pemilu Panwaslu Kabupaten Melawi Menggelar Sidang Ketiga Penanganan Pelanggaran Administratif Pemilu Yang Dilakukan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Melawi.

Dari Hasil Sidang Tersebut KPU Dinyatakan Sudah Melaksanakan Aturan Sesuai Prosedur Dan Mekanisme Tata Cara Pendaftaran Bacaleg Pemilu Sesuai Peraturan KPU RI.

Panwaslu Kabupaten Melawi Kembali Menggelar Sidang Putusan Akhir Penanganan Pelanggran Pemilu Sabtu Sore 28 Juli 2018 Setelah Melalui Proses Tahap Pembuktian Antara Kpu Melawi Dan Partai Berkarya Melawi.

Sidang Tersebut Dihadiri Ketua KPU Melawi Dedi Suparjo Beserta Anggota Dan Ketua Partai Berkarya Melawi Roni. Persoalan Ini Muncul Dari Perbedaan Nama Antara Sekretaris Yang Tercantum Di Dalam Web KPU RI Dengan Sekretaris Yang Menandatangni Form B B1 B2 Dan B3 Yang Dibawa Oleh Partai Berkarya Saat Mendaftar.

Berdasarkan Data Dari KPU RI Awalnya Sekretaris Partai Berkarya Melawi Bernama Cornelius Namun Yang Menandatangani Formuliri Pengajuan Daftar Bacaleg Adalah Hermansyah Sehingga Tidak Sesuai Dengan Sistem Informasi Pencalonan Atau Silon .

Karena Itu Dalam Sidang Putusan Akhir Ini Kpu Kabupaten Melawi Dinyatakan Telah Melaksanakan Kewenangannya Sesuai Dengan Ketentuan Yang Berlaku Dan Memutuskan Tidak Terbukti Secara Sah Melanggar Tata Cara Prosedur Atau Mekanisme Tahapan Pemilu Sesuai Dengan Peraturan Perundang-Undangan.

Ruai tv – 29 Juli 2018