2.021 Warga Binaan Terancam Tak Bisa Memilih

Sebanyak dua ribu lebih warga binaan atau narapidana di kalimantan barat terancam tidak dapat memberikan hak pilihnya pada hari Pemungutan Suara Pemilihan Gubernur Dan Wakil Gubernur Kalbar Tahun 2018 Ini. Berdasarkan data komisi pemilihan umum Kalbar jumlah warga binaan atau narapidana yang ditahan di lapas dan rutan di Kalimantan Barat Berjumlah 4.249 Orang.
Dari Jumlah Tersebut 2.021 Orang Diantaranya Dinyatakan Tidak Terdaftar Dalam Daftar Pemilih Tetap Pilkada Kalbar 2018 Sehingga Terancam Tak Dapat Menyalurkan Hak Pilihnya Pada Hari Pemungutan Suara Pilgub Kalbar 27 Juni Mendatang. Ketua Kpu Kalbar Umi Rifdiyawaty mengatakan agar narapidana memiliki hak pilih dinas kependudukan dan pencatatan sipil harus melakukan perekaman KTP Elektronik kepada Narapidana tersebut dari sisa waktu yang ada namun perlu ada kebijakannya khusus dari Kpu RI terkait dengan ketersediaan logistik seperti surat suara.
Berdasarkan catatan KPU Kalbar lapas klas dua pontianak menjadi lapas dengan jumlah narapidana terbanyak yang tidak masuk DPT Yaitu Berjumlah 618 Orang Disusul Rutan Klas Dua A Pontianak Dengan 478 Narapidana Kemudian Lapas Klas Dua B Sintang Dan Lapas Klas Dua B Ketapang Yang Masing Masing 267 Dan 262 Narapidana.
Ruai tv – 17 Mei 2018