WARGA HANYA TUNTUT TANAH ADAT DIKEMBALIKAN

Konflik lahan adat ditanah semunying jaya dengan pihak PT Ledo Lestari berlangsung sejak tahun dua ribu lima silam.

Namun tuntutan demi tuntutan tidak ada respon positif, baik dari pihak perusahaan, pemerintah kabupaten bengkayang, pemda kalbar bahkan ketingkat pusat.

 

Merasa berada dipihak yang benar, dan dijamin konstitusi warga terus melawan.

800×600

Normal
0

false
false
false

EN-US
X-NONE
X-NONE

/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:”Table Normal”;
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-priority:99;
mso-style-parent:””;
mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt;
mso-para-margin:0in;
mso-para-margin-bottom:.0001pt;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:10.0pt;
font-family:”Calibri”,”sans-serif”;
mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;}

WARGA HANYA TUNTUT TANAH ADAT DIKEMBALIKAN